Senin, 31 Januari 2011

Mencegah Stretchmark Selama Kehamilan

stretch-mark-creams-edit.jpg
Sepanjang kehamilan, elastisitas kulit akan mengembang sampai level maksimum, sehingga permukaannya sering terlihat "pecah" dan muncul stretchmark, yaitu tanda parut berupa gurat-gurat putih yang muncul di permukaan kulit. Stretchmarkdapat terjadi pada tubuh anda ketika kulit anda mengalami peregangan. Biasanya terjadi selama masa kehamilan, tetapi juga bisa terjadi saat berat badan anda naik atau jika anda mengalami penyakit Cushing.Stretchmark umumnya melintang di sepanjang dinding perut atau di atas pinggul. Jika peregangan payudara semasa hamil dan menyusui lumayan besar, umumnya juga akan meninggalkan tanda parut putih saat payudara kembali ke ukuran normal. Stretchmark muncul karena pengaruh hormon kehamilan dan akibat melarnya kulit ketika mengakomodasi pertumbuhan janin. Atau dengan kata lain stretchmark terbentuk ketika terjadi peregangan kulit secara cepat hingga merusak jaringan yang terdapat di dalamnya karena kulit mengalami peregangan berlebihan alias over stretched.

Anda bisa mencegah stretchmark dengan melakukan diet dan menjaga kulit tetap sehat dengan pelembab kulit. Stretchmark bisa berwarna putih, merah muda, merah atau ungu garis-garis pada perut, paha, payudara, lengan atas, dan bokong. Stretchmark umumnya terlihat pada masa trimester ketiga kehamilan dimana kulit bagian perut mulai tertarik melampaui batasnya. Stretchmark bisa membuat kulit anda terlihat tidak bagus, tetapi ini tidak akan menjadi masalah kesehatan yang serius kecuali jika anda memiliki syndrom crushing, yang merupakan penyakit kelenjar adrenal. Memiliki riwayat keluarga yang memiliki stretchmark berarti Anda lebih rentan untuk terkenastretchmark.

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa mencegah terjadinyaStretchmark :

  • Faktor terbesar untuk mencegah stretchmark adalah menjaga berat badan yang seimbang. Tetapi hal tersebut akan menjadi sulit selama anda menjalani kehamilan, karena biasanya anda akan mengalami kenaikan berat badan sebesar 25-30 kg. Anda akan mengalami kenaikan berat badan sekitar dua sampai lima kg selama trimester pertama. Anda harus selalu menjaga berat badan minggu per minggu selama tiga trimester, karena jika anda bisa memperlambat kenaikan berat badan anda, akan baik untuk kesehatan anda, bayi dan kulit pada perut Anda. Cobalah untuk menghindari kenaikan berat badan lompatan besar selama kehamilan, ini akan memungkinkan Anda untuk memperlambat peregangan kulit.
  • Jaga kulit anda dari dehidrasi selama kehamilan. Anda harus memperbanyak minum air putih dan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi vitamin untuk menjaga bayi anda tumbuh sehat dan kulit anda juga tentunya.
  • Pada saat mandi, anda bisa menggunakan spon atau sikat untuk tubuh untuk mengelupaskan kulit dan sambil memijat di area sekitar perut. Memijat perut dengan lembut sepanjang hari bisa meningkatkan sirkulasi pada kulit anda dan bisa mencegah stretchdari awal.
  • Melembabkan kulit anda setiap hari dimulai pada saat kehamilan dan dilanjutkan setelah anda melahirkan merupakan salah satu cara untuk mencegah stretchmark. Gunakan losion khusus yang diperkaya dengan kandungan kolagen yang berfungsi membantu mengembalikan elastisitas kuht di masa hamil. Mulailah sejak awal kehamilan untuk mencegah kerusakan kulit. Bisa juga oleskan minyak zaitun atau baby oil yang fungsinya kurang lebih sama. ada baiknya anda menanyakan dahulu ke dokter sebelum menggunakan berbagai macam produk untuk memastikan bahwa itu aman bagi kulit anda.
  • Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki atau berenang secara teratur 2 kali seminggu guna melancarkan sirkulasi darah dan oksigen. Sebaiknya, sebelum berolahraga, konsultasikan dulu kondisi ibu pada dokter kandungan dan kebidanan yang menangani
  • Anda dianjurkan untuk mengikuti senam hamil. Selain itu Lulur dan pijatan ringan juga dapat meminimalkan stretch mark karena bentuk relaksasi ini juga bertujuan melancarkan peredaran darah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar